anak Soleh..aamiin

anak Soleh..aamiin
Semoga menjadi insan-insan dakwah..aamiin

4 Tahun

4 Tahun
Setiap manusia diciptakan dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing.... Begitupun dengan anak-anak kita.... Adalah tugas kita sebagai orangtua untuk mengisi kekurangan anak-anak kita sekaligus mengembangkan segala kelebihannya. Generasi nanti tergantung kepada generasi saat ini.
Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatu Selamat Datang di Blog "IMUT" yang sangat sederhana SEMOGA ALLOH SWT SENANTIASA MERIDHOI KITA SEMUA..AAMIIN..

Rabu, 10 Februari 2016

Bunda "Ninih Muthmainnah" ... Motivator imut dalam berdakwah

Ninih Muthmainnah



Ninih Muthmainnah
Teh ninih.jpg
Tanggal lahir28 Januari 1967
Ciamis
KebangsaanIndonesia
Nama lainTeh Ninih
PendidikanPendidikan Kimia
Alma materUniversitas Pendidikan Indonesia
PekerjaanPendakwah, Muballighoh
Dikenal karenaIsteri Aa Gym
AgamaIslam
PasanganK.H. Abdullah Gymnastiar
Ustadzah Hj. Ninih Muthmainnah atau lebih dikenal dengan Teh Ninih lahir di Ciamis, 28 Januari 1967; umur 49 tahun adalah seorang Pendakwah, da'iyah dan muballighoh.[1] Ia dikenal sebagai pengisi ceramah di radio MQ FM Bandung[2]. Pada tahun 1988 Teh Ninih menikah denganAbdullah Gymnastiar aatu lebih dikenal dengan sebutan Aa Gym. Mereka tinggal di rumah orang tua Aa Gym di Kompleks Perumahan Angkatan Darat (KPAD) Gegerkalong[3]Bandung dan dikaruniai tujuh anak[4].

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Teh Ninih mengawali pendidikan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ciamis. Kemudian melanjutkan pada Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Ciamis dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Ciamis. Adapun jenjang S-1 ia selesaikan pada jurusan matematika, Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan [IKIP] Bandung atau saat ini dikenal dengan Universitas Pendidikan Indonesia.

Motto Hidup[sunting | sunting sumber]

  • “Hidup ini adalah perjuangan untuk menggapai kasih sayang Allah”

Suami[sunting | sunting sumber]

Anak-anak[sunting | sunting sumber]

  • Ghaida Tsurayya
  • M. Ghazi Al-Gifari
  • Ghina Raudhatul Jannah
  • Ghaitsa Zahira Soffa
  • Ghefira Nur Fatimah
  • M. Ghaza Al-Ghazali
  • Gheriyya Rahima

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

  • Ibu terfavorit pilihan pendengar Women Radio 94.3 FM Jakarta dalam pemilihan Ibu Indonesia 2006[5]
=========================================================================
Ketika Imut disatuacarakan bersama Teteh Muthmainnah,,IMut seneeeeng banget,
Apalagi ketika Teteh Ninih Mengatakan...
Namanya "sama" bukan kebetulan tetapi semua atas kehendak Allah SWT, hanya saja ini Muthmainnah Cilik sedangkan ini (sambil menunjuk kedirinya) Muthmainnah Besar,, bisa saja diantara yang hadir ada juga Muthmainnah Nenek-nenek (diikuti tertawa renyah semua jamaah).
Pesan Teh Ninih, Sangat pas Muthmainnah cilik membahas tentang cinta rosululloh dan Muthmamainnah dewasa membahas Menggapai Cinta Alloh... Teteh pesan jangan hanya pandai ceramah, tetapi aplikasikan dalam kehidupan... ( Iya Teteh, Nasihat Teteh Pasti imut Ingat dan berusaha Imut laksanakan )

Selasa, 09 Februari 2016

Imut Sama Teteh Syahrini ... imut-imut siapa yaaa ?





Syahrini



Syahrini
BornFatimah Syahrini Jaelani
August 1, 1982 (age 33)
SukabumiIndonesia
ResidenceJakartaIndonesia
NationalityIndonesian
Other namesPrincess Syahrini
Occupation
  • Actress
  • singer
  • songwriter
  • dancer
Years active2005–present
ReligionIslam
Parent(s)Dadang Zaelani (alm)
Wati Nurhayati
Relatives
  • Ridwan Jaelani (brother)
  • Aisyahrani (sister)
Musical career
GenresPop music
InstrumentsVocals
Labels
Associated acts
Fatimah Syahrini Jaelani, also widely known as Syahrini (born August 1, 1982), is an Indonesian TV personality and socialite. Syahrini spent her childhood in Sukabumi, and later earned bachelor law degree from Pakuan University in Bogor. Her first solo album, My Lovely, released in 2008, although she had preceded her singing career by recording a song that appeared in the compilation soundtrack album of Coklat Stroberi (Chocolate Strawberry) the movie, entitled "Tatapan Cinta".[1]

Career[edit]

In 2008, She collaborated with songwriters, including Dewiq and Yovie Widianto for her first popsolo album, My Lovely, two songs from that album "Bohong" (Lies) and "My Lovely" were released as singles. In the middle of 2009, Syahrini released the single, "Pusing Setengah Mati".
In late 2009, Syahrini met Anang Hermansyah on a TV show who then asked her to be his duet partner. Together they released the singles"Jangan Memilih Aku" (Don't Choose Me) and "Cinta Terakhir" (the Last Love).
In 2010, she recorded a cover version of the late Alda Risma's song "Aku Tak Biasa" (I'm Not Used To be), and reestablishing her career as an independent solo female singer, after the collaboration with him ended.

Legal disputes[edit]

In May 2, 2011, Syahrini was sued for a contract management mistake.[2]
In February 2014, Syahrini was allegedly associated in a corruption case of the procurement of medical equipment in Banten province, along with Jennifer Dunn, Catherine Wilson, and Aura Kasih. The main suspect, Tubagus Chaeri Wardana (a.k.a Wawan), who is prosecuted by Indonesia's Corruption Eradication Commission (KPK), was rumored to have personal relationship with these famous women. The Indonesian media also reported that Wawan, who is the brother of Banten Province's Governor, Ratu Atut Chosiyah, spent the corrupted money to buy expensive gifts for several female celebrities, included Syahrini. The rumor was entirely denied by herself. [3]

Musical influences[edit]

She mentions Tata Young and Beyoncé Knowles as her inspirations beside Indonesian pop diva, Krisdayanti.[citation needed]

Discography[edit]

Studio albums[edit]

  • My Lovely (2008)
  • Semua Karena Cinta (2012)

Mini album[edit]

Singles[edit]

YearTitleAlbumLabel
2010"Jangan Memilih Aku" (with Anang Hermansyah)Jangan Memilih AkuSeven Music
"Aku Tak Biasa"Semua Karena CintaPelangi Records
2011"Kau Yang Memilih Aku"
2012"Sesuatu"
2014"Cinta Sendirian" (feat. Maruli Tampubolon)Non-album singleSony Music Indonesia
"Cinta Tapi Gengsi"
"Sandiwara Cinta"
"Cetarrr"
2015"Seperti Itu"
==========
 Senengnya bisa satu panggung sama Teteh Syahrini... mungkin yang pertama dan yang terakhir mengisi satu acara, karena dakwah kita berbedja... "begitu", " Seperti Itu".."Olala" ... heeee